TUAH TARING PETIR
Taring Petir memang amat menarik tentangnya. Meskipun sulit, tetap diperjuangkan untuk mendapatkannya. Sampai seperti itu tentunya dengan alasan yang sangat besar, karena memang taring atau Untu Bledek punya tuah yang mampu menggugah semua ilmu, khodam dalam diri, semua daya dalam diri, dan semua benda bertuah.
Tuahnya Untu Bledek mampu bekerja di beberapa alam termasuk Kayangan, udara, air, bumi dan lain sebagainya tanpa hambatan. Bahkan semua kekuatan jahat yang mendekati akan hancur lebur terbakar musnah tanpa sisa secara otomatis. Aneka khodam tunduk takluk tanpa syarat. Gerak penuh aura membuat yang punya niat jahat tak berdaya, merinding ketakutan, dan sukma bergetar.
Tempat angker atau tempat-tempat yang dihuni Jin, siluman, dan lain sebagainya hanya dibentak saja hancur lebur berbagai tanpa sisa. Semua jimat musuh takut dengan sangat, tak berani bergerak. Inilah kekuatan petir langit terkuat sebagai pembangkit segala kekuatan dalam diri dan alur terawangan dalam diri.
Taring petir sangatlah diburu di kalangan spiritual, karena banyak yang tahu dan mengerti tentang khasiat yang sebenarnya yang terkandung di dalam mustika petir tersebut. Untu Bledek atau taring petir yang asli sangatlah langka, taring petir mempunyai energi yang panas melebihi panasnya puluhan harimau.
Taring petir diyakini oleh para ahli spiritual sebagai sarana yang sangat dekat dengan kasepuhan, kegaiban, metafisika, supranatural, karena kekuatan yang terkandung didalamnya adalah kekuatan langit yang sangat besar dan terpilih. Beberapa ahli spiritual kuno mengatakan, bahwa setelah memakai taring petir ilmu kebatinannya berlipat dengan sangat cepat, dan ilmu yang dimiliki bertambah kuat dan tambah sepuh.
Perbawanya besar, gertaknya yang tak terbendung membuat musuh ketika mau menyerang dibentak saja langsung lemas dan muntah darah. Pukulan panas bagai bara batu, juga bisa digunakan sarana pengobatan luar dalam, kanuragan yang dalam berbagai kekuatan, sangat ditakuti dan disegani, diikuti, dan ribuan kekuatan kasepuhan lainnya yang berenergi besar.
Untuk pengobatan langsung seketika semua jenis santet, penyakit gaib ketakutan dan sangatlah takut maka taring petir ini sangat luar biasa sekali kita gunakan untuk apapun.
Benda yang penuh keajaiban dan keunikan ini, baik dibawa maupun ditaruh di rumah, mobil, tempat usaha, dll, membawa aura yang sangat besar dan semua kekuatannya menyelimuti. Anda sudah punya piranti atau pusaka apapun, ilmu apapun, untuk pemagaran gaib lapis berlapis-lapis yang sangat banyak dan kuat sehingga mampu memagari seluruh anggota keluarga. Punya inti lampah lumpuh; disalahin orang, disantet, atau dengan niat jahat apapun akan hancur lebur sendiri sehancur-hancurnya.
Dengan manfaat sebesar itu tentunya banyak orang yang sangat memburu benda yang namanya untu bledek atau taring petir untuk dipakai keseharian sebagai piranti untuk mendampingi diri dalam mengarungi kehidupan ini.
Tata Cara Pembangkitan
Bila Anda mendapatkan benda seperti ini, entah nanti dibikin cincin atau liontin dan lain sebagainya, tetaplah dibangkitkan semaksimal mungkin agar kekuatannya sempurna:
RENDAM DALAM AIR LERI
(Air Bekas Cucian Beras)
Biarkan selama 7 hari 7 malam. Tidak usah dibacakan mantra apapun, sudah sempurna.
"sekedar berbagi ilmu, belajar bersama, bukan dimaharkan ilmunya melainkan gratis, begitu juga benda dan pusaka sekedar pembelajaran bukan untuk dimaharkan".
Semoga berkah dan manfaat untuk sesama Aamiin...!
Wawasan Belajar Bersama (Joko Dayu)
Alhamdulillahi Robbil Aalamiin, setelah belajar 17 tahun di dunia pusaka & mustika, sarana tradisi, tuah, saat ini kami (Joko Dayu) berniat untuk membagikan hasil belajar kami. Tentunya ya belajar bersama, karena tidak ada kesempurnaan dalam belajar meskipun sampai mati nanti. Dari itu, kami mengajak saudara untuk belajar bersama menemani kami!
Dari perjalanan menggali wawasan tentunya sangat membutuhkan kesabaran, keikhlasan jangka panjang, mencari contoh barang, kemudian mendalami mestinya membutuhkan pendalaman yang lama sebelum menguasai dan sebelum terbiasa. Berbeda ketika sudah lama mendalami, akhirnya sangat terbiasa untuk menjiwai baik itu pusaka maupun mustika.
Penuh lika-liku yang melibatkan keyakinan, hingga membuat keyakinan itu sendiri dalam kondisi kritis harus menjajaki dalamnya filosofi, histori, dan lain sebagainya tentang pusaka dan mustika. Dalam keadaan yang tidak menentu itulah keyakinan mencari sandaran untuk memutuskan sesuatu yang telah diteliti dan didalami, dan sandaran itu adalah kesadaran yang penuh ketenangan tanpa ego penilaian luar, namun mementingkan batiniyah. Repot merepotkan, namun sungguh menyenangkan, karena menjadi tantangan spiritual yang melibatkan material juga harus seimbang keduanya.
Menyeimbangkan akal pikiran sampai keyakinan hingga dengan kesadaran pribadi berani memutuskan. Mengajak belajar bukan berarti kami menguasai semuanya, justru dengan menulis kami mendapatkan ingatan-ingatan kami kembali yang telah lama terlupakan; menulis sambil belajar, sambil mengingat, mengembangkan wawasan.
Bukan berlebihan dalam penyampaian. Semua akan kami tulis dengan teliti tanpa mengada-ngada yang bisa menimbulkan kesan berlebihan, semua sesuai hati saja, agar tidak menimbulkan keyakinan semu ataupun harapan palsu. Belajar adalah upaya kita untuk melestarikan dengan kesungguhan hati tanpa direkayasa dengan rasa.
Mustika atau amalan aji, japa, mantra hanyalah sarana karya Tuhan yang terciptanya, kebangkitanya di lintaskan dalam akal pikiran, keyakinan dan kesadaran manusia, bukan berhala, bukan kemusrikan, sesungguhnya berhala & kemusrikan ada dalam hati kita masing-masing yang memuja kesombongan dan ego.
Kami berharap kita bisa menjadi golongan yang tidak melupakan karya leluhur, golongan yang bisa menghormati karya leluhur juga karya cipta Sang Maha Kuasa. Dengan belajar kita akan mengerti tentangnya serta nilainya, sehingga rasa hormat memadai tanpa ada rasa menyia-nyakan sesuatu yang berharga, inilah keadilan tanpa kedzaliman.
"Mari terus belajar untuk mendalami tinggalan leluhur serta karya Tuhan yang tiada batas, dengan belajarlah kita akan ber ilmu untuk bisa menilai, mengerti, karena hanya dengan mengerti kita bisa mencintai, dengan mencintai pula kita akan ada keinginan untuk menjaga agar lestari".
Kami harap sedikit kata ini bisa mengantarkan apa yang menjadi tujuan kami untuk bisa dimengerti oleh para dulur semua yang hendak ikut belajar dalam naungan kami. Aamiin….!
Wassalamualaikum Wr. Wb.
JOKO DAYU
Komentar
Posting Komentar