TUAH KEMBANG SERAI
Manfaat Kembang Serai Perumahan—bukan yang kembang serai gunung atau kembang serai hutan—itu merupakan sebuah keajaiban yang sangat menakjubkan. kembang serai ini banyak orang dengar tentangnya bahwa Kembang Serai itu langka, tetapi langkahnya itu untuk apa itu kan pada tidak mengerti , yaa mungkin banyak khasiat daripada kembang serai tersebut...., hanya berpikir seperti itu, akan tetapi kita perlu tahu tentang kembang Serai itu punya tuah yang besar.
Kisah Pertemuan dan Wejangan Sang Pakar
Tahun 2004 kami pernah berguru kepada seseorang yang tidak disengaja, beliau ini sekarang sudah meninggal, dulu aja sudah tua ketika kita bertemu di kala itu. beliau menerangkan tentang kembang serai katena beliau itu baru dapat yang dapatnya pada hari Selasa Kliwon jam 12 siang, saya masih ingat. kata beliau pakar kembang serai "Bagaimana cara menggunakan kembang serai untuk mengisi badan" saya tanya pada waktu itu, saya masih muda itu saya masih muda. "kembang Serai itu untuk apa sih Pak, kira-kira khasiatnya itu untuk apa kok untuk isian badan ?.
Jawab beliau ternyata: "Tuah daripada kembang serai itu ketika di sempurnakan sesuai dengan tata cara yang benar memang punya kekuatan perbawa yang sangat besar sekali, yang besarnya diatas oerbawa macan, banteng, kerbau juga celeng, karena ini bibit asli perbawa dan kharisma yang penundukanya kebih tinggi dari kata kekebalan & kesaktian". beliau ini memang pakar kembang serai & mani gajah.
pertemuan dengan beliau dulu saya itu cuman dikasih sedikit kembang serai, karena memang dapat itu tidak banyak, juga sudah dibagi-bagi sama saudara-saudaranya, yaaa saya ya cuma kebagian sedikit. diajari memproses kembang serai yang sebagaimana mestinya. setelah selesai saya itu kaget kok auranya besar penuh dengan tekanan yang mendalam.
beliau mengulangi lagi tentang tuah kembang serai, kata beliau "perbawanya itu melebihi perbawanya macan, singa, banteng, kerbau, celeng. bahkan perbawanya hingga memiliki kekuatan penunduk yang sangat besar sekali, bukan sekedar penunduk terhadap hati belaka, akan tetapi juga menunduk terhadap senjata dengan berbagai jenis senjata yang ada di dunia.
Fenomena dan Pembuktian Nyata
Kami cerita sedikit ya tentang apa yang terjadi setelah mengkonsumsi kembang serai yang sudah terbangkitkan. sebelumnya beliau juga berkata "andai kembang serai itu sudah disempurnakan sempurna, bahkan lampu yang terang saja bisa redup tidak tahan dengan tekanan aura kembang serai ketika baru selesai penyelarasan, itu bisa kita buktikan dengan menguji lampu merkury di jalan raya itu bisa redup.
Nah ceritanya begini "Dulu ketika saya itu masih muda suatu hari main ke rumahnya calon istri yang jauh dilain lain provinsi, kan saya dari Jawa Tengah dan calon istri saya itu di Jawa Timur, nah ketika kami sedang jalan-jalan pakai motor grand, itu aja motor calon mertua, memang sebelumnya itu acara pemasukan kembang serai. nah ketika kami jalan itu kaget, setiap lampu merkury yang kami lewati itu mati, kami lanjut jalan lagi melewati lambu berikutnya ya mati lagi, terus depan sana ada lagi, ksmi lewati mati lagi dan itu sampai banyak banget, Karena penasaran jalan terus sambil menguji, meskipun dalam hati "masa itu kebetulan ya, kalaupun kebetulan kok sebanyak itu, dari itu kami terus jalan lagi jauh.... loh kok sama lampu mari lagi dan lagi seperti itu. Dari itulah kami itu baru percaya bahwa memang kembang serai itu punya tuah yang sangat besar sekali.
Beliau juga mengatakan "Ketika penyempurnaannya itu dengan kembang Serai yang cukup, bahkan lampu merkuri itu kita pegang dari tiang bawah itu bisa melengkung tiangnya, lampu bisa mati, tunduk besinya bisa lentur katanya seperti itu. tetapi Kami memang pada waktu itu hanya mencoba melewati lampu-lampu merkuri di jalan itu dan semuanya itu benar-benar mati pada waktu itu.
Proses Pengolahan Spiritual
Proses Pengolahan: Madu Kembang Serai Joyo Sengoro
Bagaimana cara memproses kembang serai itu ?
Caranya cukup kembang serai itu dimasukkan ke dalam madu, setelah ada di dalam madu dibacakan AJI JOYO SENGORO sebanyak 1.000 atau 9.722 kali, setelah Selesai maka diberilah nama "madu kembang serai joyo sengoro" lalu mantra daripada Adi Joyo sengoro ini seperti apa? Maaf kalau ini memang harus melalui penurunan khusus, ada penurunan khusus untuk memiliki Aji Joyo sengoro, Jadi saya tidak bisa menulis di dalam website, karena memang peraturannya seperti itu.
Terdapat banyak anugerah atau keajaiban-keajaiban hikmah spiritual ketika seseorang itu sudah menelan atau meminum kembang serai yang sudah menjadi madu kembang serai Joyo sengoro, perubahan drastis terhadap semua kekuatan di dalam diri, dibuktikan nanti kalau punya. Lihatlah Kharisma Anda, perbawa Anda, cara berpikir semua berbeda dari sebelumnya dan kita benar-benar bisa merasakan apa itu Tuah yang sesungguhnya.
Kembang sereh ini kalau sudah diproses seperti itu menjadi madu kembang Serai Joyo sengoro itu adalah madu yang sangat baik, karena melebihi apa yang ada di dalam macan, singa, banteng, kerbau. untuk kembang serai bahkan kekuatan-kekuatan Macan, singa, banteng, kerbau tunduk di bunga serai, itu kekuatan alami bunga serai juga bisa dikatakan ruh daripada macan, singa, banteng, kerbau sejati khodam pendamping maupun perewangan nyawanya adalah madu yang sudah diproses sempurna dengan bunga serai dengan nama madu kembang serai joyo sengoro, macannya macan, singanya singa dll, kehidupannya macan, singa, kerbau, banteng.
Penutup dan Harapan
Semoga sedikit ulasan ini, sedikit petuah ini bisa membawa kebaikan, manfaat dan berkah Dan ketika anda mendapatkan bunga serai tidak sia-siakan. Nanti kalau Anda punya bunga serai bisa berguru kepada yang punya ilmu Joyo sengoro di manapun berada.
"sekedar berbagi ilmu, belajar bersama, bukan dimaharkan ilmunya melainkan gratis, begitu juga benda dan pusaka sekedar pembelajaran bukan untuk dimaharkan".
Semoga berkah dan manfaat untuk sesama Aamiin...!
Mustika atau amalan aji, japa, mantra hanyalah sarana karya Tuhan yang terciptanya, kebangkitanya di lintaskan dalam akal pikiran, keyakinan dan kesadaran manusia, bukan berhala, bukan kemusrikan, sesungguhnya berhala & kemusrikan ada dalam hati kita Masing-masing yang memuja kesombangan dan ego.
Semoga bermanfaat untuk semua pembaca.....Aamiin..!
"Mari terus belajar untuk mendalami tinggalan leluhur serta karya Tuhan yang tiada batas, dengan belajarlah kita akan ber ilmu untuk bisa menilai, mengerti, karena hanya dengan mengerti kita bisa mencintai, dengan mencintai pula kita akan ada keinginan untuk menjaga agar lestari".
Alhamdulillahi Robbil Aalamiin, setelah belajar 17 tahun di dunia pusaka & mustika, sarana tradisi, tuah, saat ini kami (Joko Dayu) berniat untuk membagikan hasil belajar kami. Tentunya ya belajar bersama, karena tidak ada kesempurnaan dalam belajar meskipun sampai mati nanti. Dari itu, kami mengajak saudara untuk belajar bersama menemani kami!
Dari perjalanan menggali wawasan tentunya sangat membutuhkan kesabaran, keikhlasan jangka panjang, mencari contoh barang, kemudian mendalami mestinya membutuhkan pendalaman yang lama sebelum menguasai dan sebelum terbiasa. Berbeda ketika sudah lama mendalami, akhirnya sangat terbiasa untuk menjiwai baik itu pusaka maupun mustika.
Penuh lika-liku yang melibatkan keyakinan, hingga membuat keyakinan itu sendiri dalam kondisi kritis harus menjajaki dalamnya filosofi, histori, dan lain sebagainya tentang pusaka dan mustika. Dalam keadaan yang tidak menentu itulah keyakinan mencari sandaran untuk memutuskan sesuatu yang telah diteliti dan didalami, dan sandaran itu adalah kesadaran yang penuh ketenangan tanpa ego penilaian luar, namun mementingkan batiniyah. Repot merepotkan, namun sungguh menyenangkan, karena menjadi tantangan spiritual yang melibatkan material juga harus seimbang keduanya.
Menyeimbangkan akal pikiran sampai keyakinan hingga dengan kesadaran pribadi berani memutuskan. Mengajak belajar bukan berarti kami menguasai semuanya, justru dengan menulis kami mendapatkan ingatan-ingatan kami kembali yang telah lama terlupakan; menulis sambil belajar, sambil mengingat, mengembangkan wawasan.
Bukan berlebihan dalam penyampaian. Semua akan kami tulis dengan teliti tanpa mengada-ngada yang bisa menimbulkan kesan berlebihan, semua sesuai hati saja, agar tidak menimbulkan keyakinan semu ataupun harapan palsu. Belajar adalah upaya kita untuk melestarikan dengan kesungguhan hati tanpa direkayasa dengan rasa.
Kami berharap kita bisa menjadi golongan yang tidak melupakan karya leluhur, golongan yang bisa menghormati karya leluhur juga karya cipta Sang Maha Kuasa. Dengan belajar kita akan mengerti tentangnya serta nilainya, sehingga rasa hormat memadai tanpa ada rasa menyia-nyiakan sesuatu yang berharga, inilah keadilan tanpa kedzaliman.
Kami harap sedikit kata ini bisa mengantarkan apa yang menjadi tujuan kami untuk bisa dimengerti oleh para dulur semua yang hendak ikut belajar dalam naungan kami. Aamiin….!
Wassalamualaikum Wr. Wb.
JOKO DAYU.


Komentar
Posting Komentar