Langsung ke konten utama

TUAH RANTE BABI

TUAH RANTE BABI

Rantai babi merupakan sebuah benda atau azimat yang banyak diperbincangkan mulai dari anak yang masih duduk di bangku SD sampai yang tua, karena anak-anak kecil sendiri itu juga mendengar apa sih sebenarnya zimat yang dibangga-banggakan banyak orang, yang digandrungi banyak orang dalam hal kekebalan...?, karena anak kecil itu sendiri mereka tentunya pengen punya sesuatu yang bisa membuat dirinya itu kebal tak terkalahkan, itu biasanya kayak gitu. Kayak Naruto berani, menjaga teman-teman, tak terkalahkan. Sampai seperti itu tenarnya tentunya barang tersebut merupakan barang yang diistimewakan, diistimewakan dalam banyak hal.

Dilihat dari segi energi kekuatan memang sangat tinggi sekali bahkan bisa dikatakan kekuatannya itu bisa menarik gaib yang lain, dalam keadaan tertentu banyak orang tahunya rantai babi itu untuk kekebalan, Sakti mandraguna, untuk kekuatan, anti berbagai macam senjata baik tumpul tajam, bahkan sampai silet katanya, akan tetapi sebenarnya rantai babi sendiri itu punya khasiat yang cukup banyak, mendalam tentangnya, kekuatan perbawa daripada rantai babi sangat besar sekali, perbawa babi ini luar biasa sebenarnya, kekuatan karosan kuat Bandung bulong, Bandung Bondowoso kekuatan seperti itu menyertai rantai babi, kekuatan yang seperti itu kekebalan secara menyeluruh atau keselamatan mutlak.

"Dan sebenarnya rantai babi itu bisa menarik rezekian yang sangat tinggi, dengan power yang sangat tinggi, kekuatan daya tariknya sangat tinggi menarik rezeki dari berbagai penjuru entah itu dari segala sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan."

Entah itu sebagai pelancar segala usaha, tetapi memang untuk rantai babi itu punya daya penarik yang sangat kuat sekali. Rantai babi sendiri lebih tahan ketika digunakan perang di tempat yang becek atau yang ber-air dibandingkan tempat yang kering dan musuh menggunakan kekuatan-kekuatan yang panas seperti peluru dan lain sebagainya, kalau sudah lama ya kekuatannya bisa berkurang harus segera mencari air atau sejenisnya.

Sebenarnya perawatan rantai babi sendiri itu bukan harus dikasih beras atau gabah, akan tetapi untuk rantai babi yang berkelas sebenarnya pemeliharaannya itu harus menggunakan singkong yang caranya singkong itu diparut kemudian di atasnya ditaruh potong-potongan akar rumput alang-alang. Cuman itu saja sebenarnya cara terbaik yang benar-benar bisa njenengan lihat nanti ketika sedang makan atau proses memakan makanannya itu, berbeda dengan ketika dikasih beras dikasih ini dan itu berbeda banget ya, memang perlu untuk punya rantai babi ini bagi yang suka perlindungan badan ya yang mengutamakan perlindungan badan dengan sebuah benda/ sarana benda itu penting sekali, dipentingkan banget.

Bahkan banyak yang salah mengartikan, bahwa orang yang mau menarik uang, emas gaib katanya dengan mencari rantai babi, sebenarnya itu hal yang salah, jangan pernah percaya dengan hal seperti itu, tidak akan pernah ada. Kejadian yang sebenarnya adalah bukan menarik uang gaib, emas gaib, akan tetapi daya daripada rantai babi itu bisa membuat seseorang yang memilikinya itu rezekinya besar sekali. Tidak usah panjang lebar semoga bisa dimengerti.

Membangkitkan Rantai Babi

Lalu bagaimana untuk menghidupkan membangkitkan rantai babi itu secara menyeluruh? Caranya adalah:

SINGKONG PARUT + AKAR ALANG-ALANG + MINYAK MISIK

Taruh Rantai Babi di atasnya, kemudian kita biarkan selama 6 hari (jangan dikasih hari ganjil).

"Sekedar berbagi ilmu, belajar bersama, bukan dimaharkan ilmunya melainkan gratis, begitu juga benda dan pusaka sekedar pembelajaran bukan untuk dimaharkan".

Semoga berkah dan manfaat untuk sesama Aamiin...!


Wawasan Belajar Bersama (Joko Dayu)

Alhamdulillahi Robbil Aalamiin, setelah belajar 17 tahun di dunia pusaka & mustika, sarana tradisi, tuah, saat ini kami (Joko Dayu) berniat untuk membagikan hasil belajar kami. Tentunya ya belajar bersama, karena tidak ada kesempurnaan dalam belajar meskipun sampai mati nanti. Dari itu, kami mengajak saudara untuk belajar bersama menemani kami!

Dari perjalanan menggali wawasan tentunya sangat membutuhkan kesabaran, keikhlasan jangka panjang, mencari contoh barang, kemudian mendalami mestinya membutuhkan pendalaman yang lama sebelum menguasai dan sebelum terbiasa. Berbeda ketika sudah lama mendalami, akhirnya sangat terbiasa untuk menjiwai baik itu pusaka maupun mustika.

Penuh lika-liku yang melibatkan keyakinan, hingga membuat keyakinan itu sendiri dalam kondisi kritis harus menjajaki dalamnya filosofi, histori, dan lain sebagainya tentang pusaka dan mustika. Dalam keadaan yang tidak menentu itulah keyakinan mencari sandaran untuk memutuskan sesuatu yang telah diteliti dan didalami, dan sandaran itu adalah kesadaran yang penuh ketenangan tanpa ego penilaian luar, namun mementingkan batiniyah. Repot merepotkan, namun sungguh menyenangkan, karena menjadi tantangan spiritual yang melibatkan material juga harus seimbang keduanya.

Menyeimbangkan akal pikiran sampai keyakinan hingga dengan kesadaran pribadi berani memutuskan. Mengajak belajar bukan berarti kami menguasai semuanya, justru dengan menulis kami mendapatkan ingatan-ingatan kami kembali yang telah lama terlupakan; menulis sambil belajar, sambil mengingat, mengembangkan wawasan.

Bukan berlebihan dalam penyampaian. Semua akan kami tulis dengan teliti tanpa mengada-ngada yang bisa menimbulkan kesan berlebihan, semua sesuai hati saja, agar tidak menimbulkan keyakinan semu ataupun harapan palsu. Belajar adalah upaya kita untuk melestarikan dengan kesungguhan hati tanpa direkayasa dengan rasa.

Mustika atau amalan aji, japa, mantra hanyalah sarana karya Tuhan yang terciptanya, kebangkitanya di lintaskan dalam akal pikiran, keyakinan dan kesadaran manusia, bukan berhala, bukan kemusrikan, sesungguhnya berhala & kemusrikan ada dalam hati kita Masing-masing yang memuja kesombangan dan ego.

Kami berharap kita bisa menjadi golongan yang tidak melupakan karya leluhur, golongan yang bisa menghormati karya leluhur juga karya cipta Sang Maha Kuasa. Dengan belajar kita akan mengerti tentangnya serta nilainya, sehingga rasa hormat memadai tanpa ada rasa menyia-nyakan sesuatu yang berharga, inilah keadilan tanpa kedzaliman.

"Mari terus belajar untuk mendalami tinggalan leluhur serta karya Tuhan yang tiada batas, dengan belajarlah kita akan ber ilmu untuk bisa menilai, mengerti, karena hanya dengan mengerti kita bisa mencintai, dengan mencintai pula kita akan ada keinginan untuk menjaga agar lestari".

Kami harap sedikit kata ini bisa mengantarkan apa yang menjadi tujuan kami untuk bisa dimengerti oleh para dulur semua yang hendak ikut belajar dalam naungan kami. Aamiin….!

Wassalamualaikum Wr. Wb.
JOKO DAYU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERIS PATREM NOGO KIKIK

Keris ukuran kecil terkadang di pandang sebelah mata, jimatan itulah sebutan banyak orang menyebutnya, dianggap tak bernilai kalah dengan pusaka besar. Tetapi kita tidak tidak boleh tertipu dengan hal ini, dahulu kala banyak banget pusaka besar yang juga di buat sebagai pelengkap tradisi, tidak semua dibuat bertuah dengan lelaku tertentu oleh sang empu, para pande besi biasa pun dapat pesanan membuat pusaka, tentunya yang bisa di jangkau oleh masyarakat umum mas kawinnya. Nah disini kita harus mengerti tentang pusaka patrem sebilah pusaka yang punya ukuran kecil zimatan, tentunya dibuat bukan untuk melengkapi busana tradisi atau tradisi lain nya, melainkan untuk tujuan khusus, untuk ageman yang memang di harapkan tuah bukan sekedar seninya, dari sisi kita sudah tau bahwa rata-rata patrem itu memang di buat tujuan pencapaian spiritual dalam banyak hal, seperti halnya patrem naga kikik, lebih wingit, lebih bertuah, lebih punya kasekten, nyolowedi, kekuatan serta aura lebih besar, lebih m...

TUAH AYAM WALIK

Ayam Walik adalah ayam yang bulunya terbalik ke atas. Ayam ini secara tradisi dan hikmah Jawa diyakini punya beberapa tuah yang sangat banyak. Ada ayam Walik itu yang berwarna putih mulus , ada yang berwarna hitam mulus , ada yang pancawarna (lima warna bulu), dan sebagainya yang punya tuah masing-masing. Sebenarnya begini, kalau kita ini lihat tradisi atau kepercayaan yang memang sudah nyata kejadiannya seperti: "Apabila di pasar ayam ada beberapa pedagang ayam yang salah satu diantaranya itu membawa ayam Walik, hal itu memicu pedagang yang lain marah, karena yang lain pada ndak terjual, pada ndak laku." Seperti itu memang buktinya. Dari itulah, ayam Walik itu sendiri kalau untuk segala persaingan —maksudnya persaingan pilihan pejabat, persaingan dagang, atau persaingan jenis apapun—menggunakan ayam Walik yang berwarna hitam . Kalau yang berwarna put...

TUAH MUSTIKA IKAN

Mustika Ikan adalah mustika yang didapat dari tubuh ikan secara langsung, tidak ditemukan di tempat selain di dalam ikan. Mustika ikan ini berbau amis sekali meskipun sudah direndam minyak 10 tahun tetap amis banget, menunjukkan keaslian daripada mustika ikan itu sendiri. Sangat dicari orang karena mustika ikan itu merupakan sebuah mustika yang punya daya pikat yang sangat tinggi sekali . Bahkan ketika digunakan untuk mencari ikan di laut menjuarai, mengundang ikan bersiap di depan jaring, berkumpul dengan rela, dengan ikhlas untuk dijaring; itulah kehebatan mustika ikan. Selain itu, digunakan untuk segala jenis pelarisan apapun. Tentang daya pikat daripada mustika ikan itu dikatakan sangat tinggi karena memang punya kekuatan alami pemikat rasa . Sehingga, ketika sudah dibangkitkan akan menjadi sangat sempurna sekali, membuat mustika ikan menjadi mustika pengasih yang sangat sempurna. ...