Langsung ke konten utama

TUAH PUSAKA KERIS NOGO SILUMAN


Pusaka dengan karakter yang sangat baik; tidak menonjolkan kepemilikan, tidak menonjolkan kekayaan, tidak menonjolkan kepintaran, tidak menonjolkan kemampuan, tidak menonjolkan harta benda, tidak menonjolkan apa yang dimiliki, tidak menonjolkan apapun (tidak suka pamer). Ia lebih senang untuk menyimpan rapat-rapat dan lebih mementingkan kemanfaatan untuk orang di sekitar.

Itulah Nogo Siluman, sebuah keris yang jauh dari kesombongan. Bahkan ketika dicegat orang di jalan, dia lebih memilih untuk menghilang dari pandangan lawan daripada menonjolkan kesaktiannya. Meskipun dibacok atau ditembak tidak mempan—ibarat kata seperti itu—tetapi ia lebih memilih untuk tidak kelihatan oleh lawan; daya panglimunannya lebih ditonjolkan.

Pusaka yang penuh kasih. Ketika seseorang menyimpan pusaka Nogo Siluman di dalam rumah, apabila ada orang yang hendak mencuri, hendak merampok, memasang tumbal, dan lain sebagainya, bukan dirusak atau disakiti oleh pusaka ini, akan tetapi pusaka ini lebih memilih untuk mengeluarkan kekuatan panglimunannya, sehingga rumah atau apa yang menjadi milik kita yang hendak dicuri tidak kelihatan.

Benar-benar pusaka yang penuh kasih menjadi pusaka pilihan, agar pemiliknya juga tidak memiliki sifat sombong, ujub, dan takabur. Meskipun punya perbawa yang tinggi, kharisma yang tinggi, ilmu kerezekian yang tinggi—baik untuk pergaulan, untuk mempengaruhi orang, untuk kedudukan, maupun untuk derajat yang semuanya adalah di tingkatan yang tinggi—akan tetapi si Naga Siluman ini tetap berserah diri kepada Allah dan tidak menunjukkan kehebatan-kehebatan yang dimiliki.

Tujuannya seperti itu njih... Akan tetapi tuah itu akan menyertai sang pemilik pusaka secara menyeluruh tanpa diminta, secara otomatis. Apalagi pusaka Nogo Siluman yang tidak berpamor alias Keleng, itu menjadi pilihan yang dinomorsatukan karena pembuatannya termasuk lebih sulit. Merupakan pusaka yang berkedudukan agar kita juga berkedudukan dan kita bisa lembah manah (tidak sombong), berkedudukan spiritual yang matang, membantu ketentraman batin, mematangkan spiritual secara rutin beruntun, dan pusaka Keleng itu lebih punya daya penunduk yang lebih tinggi secara mendalam.

Tapi kita juga harus tahu bahwa semua pusaka asli Nogo Siluman itu sangat bagus untuk disimpan, apapun itu pamornya. Dan Nogo Siluman itu bukan berarti siluman; siluman itu maksudnya adalah menyembunyikan sesuatu yang tidak perlu dipamerkan tapi lebih mementingkan kemanfaatan.


Tata Cara Membangkitkan Kekuatan Pusaka

Adapun pusaka seperti ini biasanya memang yang kita jumpai hanya aktif kekuatannya itu beberapa persen saja. Untuk membangkitkan secara menyeluruh itu tidaklah sulit, kita hanya membutuhkan:

  • Minyak Melati
  • Minyak Mawar
  • Minyak Cendana

Jadikan satu lalu oleskan. Kemudian pusakanya kita bacakan doa:

"Laa tudrikuhul abshoru wahuwa yudrikul abshoro wahuwal latiful khobir"
(Dibaca sebanyak 1014 kali)

Tiupkan ke pusakanya, lalu tutup dengan kain putih selama 7 jam. Baru bisa dibuka, sempurna sudah.

Semoga berkah dan manfaat untuk sesama. Aamiin...!

"Pusaka hanyalah sarana karya Tuhan yang terciptanya, kebangkitannya dilitaskan dalam akal pikiran, keyakinan, dan kesadaran manusia. Bukan berhala, bukan kemusyrikan. Sesungguhnya berhala dan kemusyrikan ada dalam hati kita masing-masing yang memuja kesombongan dan ego."

Semoga bermanfaat untuk semua pembaca..... Aamiin..!

"Mari terus belajar untuk mendalami tinggalan leluhur serta karya Tuhan yang tiada batas. Dengan belajarlah kita akan berilmu untuk bisa menilai, mengerti, karena hanya dengan mengerti kita bisa mencintai. Dengan mencintai pula kita akan ada keinginan untuk menjaga agar lestari."

PETUAH AGUNG

"Kemujaraban ilmu, kehebatan ilmu, tingkatan itu bukan karena ilmu itu warisan Nabi Khidir, warisan Wali, warisan ahli hikmah ternama. Tetapi istiqomah lebih utama. Dan ilmu itu kita dapatkan dari mana? Dahulu warisan siapapun kalau gurunya gak jelas ya sama seperti bacaan saja."

"Kita harus perhatikan yang mengisi itu siapa? Yang menurunkan ke kita siapa? Bagaimana aura dan isinya sang guru? Dia pelaku istiqomah apa tidak? Dia pelaku tirakat atau tidak? Itu sangat penting. Semua ilmu adalah warisan para pendahulu."

"Ilmu tanpa dikasih embel-embel dulu dari..., ilmunya... andalannya si... pun sangatlah baik kalau ditirakatkan, diistiqomahkan. Istiqomah adalah pohonnya karomah, atau karomah itu buah dari istiqomah. Dari itu, guru yang ahli tirakat dan pelaku istiqomah sangat besar pengaruhnya. Bukan hanya sekedar yang punya buku banyak, namun yang suka lelaku tirakat dan istiqomah 1000x lebih baik. Jadi intinya, cari guru yang benar berilmu, jangan hanya yang berbuku."

— Joko Dayu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERIS PATREM NOGO KIKIK

Keris ukuran kecil terkadang di pandang sebelah mata, jimatan itulah sebutan banyak orang menyebutnya, dianggap tak bernilai kalah dengan pusaka besar. Tetapi kita tidak tidak boleh tertipu dengan hal ini, dahulu kala banyak banget pusaka besar yang juga di buat sebagai pelengkap tradisi, tidak semua dibuat bertuah dengan lelaku tertentu oleh sang empu, para pande besi biasa pun dapat pesanan membuat pusaka, tentunya yang bisa di jangkau oleh masyarakat umum mas kawinnya. Nah disini kita harus mengerti tentang pusaka patrem sebilah pusaka yang punya ukuran kecil zimatan, tentunya dibuat bukan untuk melengkapi busana tradisi atau tradisi lain nya, melainkan untuk tujuan khusus, untuk ageman yang memang di harapkan tuah bukan sekedar seninya, dari sisi kita sudah tau bahwa rata-rata patrem itu memang di buat tujuan pencapaian spiritual dalam banyak hal, seperti halnya patrem naga kikik, lebih wingit, lebih bertuah, lebih punya kasekten, nyolowedi, kekuatan serta aura lebih besar, lebih m...

TUAH AYAM WALIK

Ayam Walik adalah ayam yang bulunya terbalik ke atas. Ayam ini secara tradisi dan hikmah Jawa diyakini punya beberapa tuah yang sangat banyak. Ada ayam Walik itu yang berwarna putih mulus , ada yang berwarna hitam mulus , ada yang pancawarna (lima warna bulu), dan sebagainya yang punya tuah masing-masing. Sebenarnya begini, kalau kita ini lihat tradisi atau kepercayaan yang memang sudah nyata kejadiannya seperti: "Apabila di pasar ayam ada beberapa pedagang ayam yang salah satu diantaranya itu membawa ayam Walik, hal itu memicu pedagang yang lain marah, karena yang lain pada ndak terjual, pada ndak laku." Seperti itu memang buktinya. Dari itulah, ayam Walik itu sendiri kalau untuk segala persaingan —maksudnya persaingan pilihan pejabat, persaingan dagang, atau persaingan jenis apapun—menggunakan ayam Walik yang berwarna hitam . Kalau yang berwarna put...

TUAH MUSTIKA IKAN

Mustika Ikan adalah mustika yang didapat dari tubuh ikan secara langsung, tidak ditemukan di tempat selain di dalam ikan. Mustika ikan ini berbau amis sekali meskipun sudah direndam minyak 10 tahun tetap amis banget, menunjukkan keaslian daripada mustika ikan itu sendiri. Sangat dicari orang karena mustika ikan itu merupakan sebuah mustika yang punya daya pikat yang sangat tinggi sekali . Bahkan ketika digunakan untuk mencari ikan di laut menjuarai, mengundang ikan bersiap di depan jaring, berkumpul dengan rela, dengan ikhlas untuk dijaring; itulah kehebatan mustika ikan. Selain itu, digunakan untuk segala jenis pelarisan apapun. Tentang daya pikat daripada mustika ikan itu dikatakan sangat tinggi karena memang punya kekuatan alami pemikat rasa . Sehingga, ketika sudah dibangkitkan akan menjadi sangat sempurna sekali, membuat mustika ikan menjadi mustika pengasih yang sangat sempurna. ...