Pusaka dengan karakter yang sangat baik; tidak menonjolkan kepemilikan, tidak menonjolkan kekayaan, tidak menonjolkan kepintaran, tidak menonjolkan kemampuan, tidak menonjolkan harta benda, tidak menonjolkan apa yang dimiliki, tidak menonjolkan apapun (tidak suka pamer). Ia lebih senang untuk menyimpan rapat-rapat dan lebih mementingkan kemanfaatan untuk orang di sekitar.
Itulah Nogo Siluman, sebuah keris yang jauh dari kesombongan. Bahkan ketika dicegat orang di jalan, dia lebih memilih untuk menghilang dari pandangan lawan daripada menonjolkan kesaktiannya. Meskipun dibacok atau ditembak tidak mempan—ibarat kata seperti itu—tetapi ia lebih memilih untuk tidak kelihatan oleh lawan; daya panglimunannya lebih ditonjolkan.
Pusaka yang penuh kasih. Ketika seseorang menyimpan pusaka Nogo Siluman di dalam rumah, apabila ada orang yang hendak mencuri, hendak merampok, memasang tumbal, dan lain sebagainya, bukan dirusak atau disakiti oleh pusaka ini, akan tetapi pusaka ini lebih memilih untuk mengeluarkan kekuatan panglimunannya, sehingga rumah atau apa yang menjadi milik kita yang hendak dicuri tidak kelihatan.
Benar-benar pusaka yang penuh kasih menjadi pusaka pilihan, agar pemiliknya juga tidak memiliki sifat sombong, ujub, dan takabur. Meskipun punya perbawa yang tinggi, kharisma yang tinggi, ilmu kerezekian yang tinggi—baik untuk pergaulan, untuk mempengaruhi orang, untuk kedudukan, maupun untuk derajat yang semuanya adalah di tingkatan yang tinggi—akan tetapi si Naga Siluman ini tetap berserah diri kepada Allah dan tidak menunjukkan kehebatan-kehebatan yang dimiliki.
Tujuannya seperti itu njih... Akan tetapi tuah itu akan menyertai sang pemilik pusaka secara menyeluruh tanpa diminta, secara otomatis. Apalagi pusaka Nogo Siluman yang tidak berpamor alias Keleng, itu menjadi pilihan yang dinomorsatukan karena pembuatannya termasuk lebih sulit. Merupakan pusaka yang berkedudukan agar kita juga berkedudukan dan kita bisa lembah manah (tidak sombong), berkedudukan spiritual yang matang, membantu ketentraman batin, mematangkan spiritual secara rutin beruntun, dan pusaka Keleng itu lebih punya daya penunduk yang lebih tinggi secara mendalam.
Tapi kita juga harus tahu bahwa semua pusaka asli Nogo Siluman itu sangat bagus untuk disimpan, apapun itu pamornya. Dan Nogo Siluman itu bukan berarti siluman; siluman itu maksudnya adalah menyembunyikan sesuatu yang tidak perlu dipamerkan tapi lebih mementingkan kemanfaatan.
Tata Cara Membangkitkan Kekuatan Pusaka
Adapun pusaka seperti ini biasanya memang yang kita jumpai hanya aktif kekuatannya itu beberapa persen saja. Untuk membangkitkan secara menyeluruh itu tidaklah sulit, kita hanya membutuhkan:
- Minyak Melati
- Minyak Mawar
- Minyak Cendana
Jadikan satu lalu oleskan. Kemudian pusakanya kita bacakan doa:
"Laa tudrikuhul abshoru wahuwa yudrikul abshoro wahuwal latiful khobir"
(Dibaca sebanyak 1014 kali)
Tiupkan ke pusakanya, lalu tutup dengan kain putih selama 7 jam. Baru bisa dibuka, sempurna sudah.
Semoga berkah dan manfaat untuk sesama. Aamiin...!
"Pusaka hanyalah sarana karya Tuhan yang terciptanya, kebangkitannya dilitaskan dalam akal pikiran, keyakinan, dan kesadaran manusia. Bukan berhala, bukan kemusyrikan. Sesungguhnya berhala dan kemusyrikan ada dalam hati kita masing-masing yang memuja kesombongan dan ego."
Semoga bermanfaat untuk semua pembaca..... Aamiin..!
"Mari terus belajar untuk mendalami tinggalan leluhur serta karya Tuhan yang tiada batas. Dengan belajarlah kita akan berilmu untuk bisa menilai, mengerti, karena hanya dengan mengerti kita bisa mencintai. Dengan mencintai pula kita akan ada keinginan untuk menjaga agar lestari."

Komentar
Posting Komentar