TUAH AGUNG GONO BENALU BAMBU
Kemladih atau Benalu Bambu merupakan benda yang sangat diburu dikarenakan barang ini teramat langka. Benalu secara logika tidak bisa hidup di bambu, karena benalu tercipta dari kotoran burung yang tumbuh menjadi tanaman parasit. Namun, ketika kotoran itu jatuh di pohon bambu yang tidak memiliki pori-pori, ia akan langsung jatuh dan tidak bisa tumbuh.
Apabila ada yang bisa tumbuh, maka itu menjadi sebuah keajaiban alam anugerah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk kepentingan manusia di dunia. Itulah mengapa banyak orang mencari Benalu Bambu dari zaman ke zaman namun jarang mendapatkannya, karena hal ini memang keluar dari adat kebiasaan alam.
Mengapa Benalu Bambu Begitu Dicari?
Alasannya adalah untuk pengobatan penyakit berat yang sulit diobati oleh pengetahuan modern seperti tumor, kanker, diabetes, dan penyakit kronis lainnya. Selain itu, kegunaan lainnya adalah untuk ruwat-ruwatan secara menyeluruh (mutlak). Segala jenis sengkolo yang jumlahnya ribuan bisa dilenyapkan dengan media Gono Benalu Bambu ini.
Perlu diketahui, antara benalu dan Gono-nya, sebenarnya lebih ampuh Gono-nya. Namun, Gono pada bambu jauh lebih langka lagi. Gono Benalu Bambu adalah gumpalan besar (akar yang menggumpal) yang mengelilingi batang bambu sebagai tempat tumbuhnya benalu tersebut.
Biasanya, benda ini direndam dalam madu. Madunya kemudian digunakan untuk pengobatan medis maupun gaib, serta ruwat mutlak menyeluruh. Ini adalah salah satu sarana tercepat dan terkuat untuk melenyapkan penyakit sampai ke akar-akarnya.
CARA PENGAKTIFAN
Apakah jenis Benalu atau Gono Benalu Bambu ini harus diaktifkan? Iya. Namun, ia tidak membutuhkan minyak ataupun doa khusus. Cukup dengan metode berikut:
3 Hari 3 Malam atau 9 Hari 9 Malam
Cukup begitu saja, ia sudah aktif secara menyeluruh dan tinggal dipakai kapan pun dibutuhkan. Jangan sampai karya Tuhan yang begitu istimewa ini kita sia-siakan, karena Tuhan tidak menyukai hamba yang menyia-nyiakan sesuatu yang berguna.
"Sekadar berbagi ilmu, belajar bersama, bukan dimaharkan ilmunya melainkan gratis, begitu juga benda dan pusaka sekadar pembelajaran bukan untuk dimaharkan."
Semoga berkah dan manfaat untuk sesama. Aamiin...!
Semoga bermanfaat untuk semua pembaca..... Aamiin..!
"Mari terus belajar untuk mendalami tinggalan leluhur serta karya Tuhan yang tiada batas. Dengan belajar kita akan berilmu untuk bisa menilai, mengerti, karena hanya dengan mengerti kita bisa mencintai, dengan mencintai pula kita akan ada keinginan untuk menjaga agar lestari."
PETUAH AGUNG
"Kemujaraban ilmu, kehebatan ilmu, tingkatan itu bukan karena ilmu itu warisan Nabi Khidir, warisan wali, atau warisan ahli hikmah ternama, tetapi istiqomah lebih utama. Kita harus perhatikan, ilmu itu kita dapatkan dari mana? Dahulu warisan siapa pun kalau gurunya tidak jelas, ya sama seperti bacaan saja."
"Perhatikan siapa yang mengisi dan menurunkan kepada kita. Bagaimana aura dan isi sang guru? Apakah beliau pelaku istiqomah dan tirakat? Itu sangat penting. Istiqomah adalah pohonnya karomah, atau karomah itu buah dari istiqomah. Guru yang ahli tirakat dan pelaku istiqomah 1000x lebih baik daripada yang hanya punya banyak buku. Jadi intinya, cari guru yang benar berilmu, jangan hanya yang berbuku."
— Joko Dayu

Komentar
Posting Komentar