Langsung ke konten utama

Mustika Kelapa

Mustika Kelapa

Terlalu banyak beredar anggapan bahwa kita harus mencari yang asli untuk dibangkitkan agar penuh tuah, baik yang langsung dari kelapa maupun yang sudah memfosil (banyak ditemukan di pegunungan). Sangat sayang jika ada barang bagus namun tidak diaktifkan.

Mustika Kelapa memiliki bentuk menyerupai tunas kelapa yang masih berada di dalam. Mustika ini sangat diburu dari zaman dulu hingga saat ini karena sejarah dan khasiatnya yang sangat banyak.

Khasiat dan Penggunaan Umum

  • ◈ Netralisir Racun & Aura:
    Biasanya ditaruh di dalam njet putih (kapur sirih) yang sangat pahit, namun biasanya njet tersebut menjadi hambar. Begitu juga untuk masakan; jika saat memasak diberi rendaman mustika kelapa, maka akan terasa sangat sedap dan membuat ketagihan.
  • ◈ Pengawet Alami:
    Jualan es cendol yang menggunakan santan biasanya menjadi tahan lama dan tidak cepat membusuk jika diberi mustika kelapa.
  • ◈ Keberuntungan & Perlindungan:
    Diyakini oleh para leluhur sebagai perwujudan Air Perwitasari (air suci kayangan/air kehidupan). Berfungsi untuk keberuntungan, perlindungan penghidupan, menjauhkan kesialan, dan pencapaian hajat. Cara terbaik adalah menaruhnya dalam galon air minum sehari-hari.
  • ◈ Pengasihan & Aura:
    Memiliki daya pengasihan yang kuat. Cukup dibawa atau minyaknya dioleskan di alis. Auranya diyakini melebihi susuk emas, intan, maupun berlian tanpa adanya pantangan.
  • ◈ Pelarisan:
    Menarik pembeli, pasien, tamu, atau teman secara lumintu (berkesinambungan). Cukup ditaruh di mangkok atau toples berisi air (jangan ditutup).
  • ◈ Kesehatan:
    Mampu menetralkan racun dalam lambung, paru-paru, usus, dan seluruh badan. Cukup rendam dalam air selama 1 jam lalu diminum.

Sifat Energi

Mustika ini memiliki komposisi Energi Bumi 30% dan Energi Langit 70%. Para leluhur meyakini mustika kelapa sebagai "Mustika Kesaktian" yang diberkati Tuhan untuk kanuragan, kadigdayan, dan kasepuhan. Air rendamannya bisa digunakan untuk membantu berbagai macam pengobatan medis maupun non-medis.

Cara Membangkitkan Tuah

Jika tidak dibangkitkan, tuahnya diyakini hanya mencapai 2%. Untuk mengoptimalkannya:

  1. Rendam mustika dengan 7 jenis minyak wangi non-alkohol.
  2. Bacakan doa:
    "Tirto blayat tirto kahuripan nunggal nyawiji ing mustiko iki dene Allah."
  3. Baca sebanyak 777x dan tiupkan ke mustika dalam rendaman tersebut.

Catatan Penting:

Pusaka atau mustika hanyalah sarana karya Tuhan. Bukan berhala dan bukan kemusyrikan. Sesungguhnya kemusyrikan ada dalam hati masing-masing yang memuja kesombongan dan ego.

Petuah Agung

"Kemujaraban dan kehebatan ilmu itu bukan semata-mata karena ia warisan Nabi Khidzir, para Wali, atau ahli hikmah ternama. Istiqomah jauh lebih utama. Perhatikanlah siapa yang mengisi dan menurunkan ilmu itu kepada kita; bagaimana aura dan isi sang guru? Apakah beliau pelaku tirakat dan istiqomah?"

"Ilmu tanpa embel-embel nama besar pun akan menjadi sangat baik jika ditirakatkan dan diistiqomahkan. Istiqomah adalah pohonnya karomah, atau karomah itu adalah buah dari istiqomah. Karena itu, pengaruh guru yang ahli tirakat sangatlah besar. Carilah guru yang benar-benar berilmu (pelaku), jangan hanya yang sekadar 'berbuku' (teori)."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERIS PATREM NOGO KIKIK

Keris ukuran kecil terkadang di pandang sebelah mata, jimatan itulah sebutan banyak orang menyebutnya, dianggap tak bernilai kalah dengan pusaka besar. Tetapi kita tidak tidak boleh tertipu dengan hal ini, dahulu kala banyak banget pusaka besar yang juga di buat sebagai pelengkap tradisi, tidak semua dibuat bertuah dengan lelaku tertentu oleh sang empu, para pande besi biasa pun dapat pesanan membuat pusaka, tentunya yang bisa di jangkau oleh masyarakat umum mas kawinnya. Nah disini kita harus mengerti tentang pusaka patrem sebilah pusaka yang punya ukuran kecil zimatan, tentunya dibuat bukan untuk melengkapi busana tradisi atau tradisi lain nya, melainkan untuk tujuan khusus, untuk ageman yang memang di harapkan tuah bukan sekedar seninya, dari sisi kita sudah tau bahwa rata-rata patrem itu memang di buat tujuan pencapaian spiritual dalam banyak hal, seperti halnya patrem naga kikik, lebih wingit, lebih bertuah, lebih punya kasekten, nyolowedi, kekuatan serta aura lebih besar, lebih m...

TUAH AYAM WALIK

Ayam Walik adalah ayam yang bulunya terbalik ke atas. Ayam ini secara tradisi dan hikmah Jawa diyakini punya beberapa tuah yang sangat banyak. Ada ayam Walik itu yang berwarna putih mulus , ada yang berwarna hitam mulus , ada yang pancawarna (lima warna bulu), dan sebagainya yang punya tuah masing-masing. Sebenarnya begini, kalau kita ini lihat tradisi atau kepercayaan yang memang sudah nyata kejadiannya seperti: "Apabila di pasar ayam ada beberapa pedagang ayam yang salah satu diantaranya itu membawa ayam Walik, hal itu memicu pedagang yang lain marah, karena yang lain pada ndak terjual, pada ndak laku." Seperti itu memang buktinya. Dari itulah, ayam Walik itu sendiri kalau untuk segala persaingan —maksudnya persaingan pilihan pejabat, persaingan dagang, atau persaingan jenis apapun—menggunakan ayam Walik yang berwarna hitam . Kalau yang berwarna put...

TUAH MUSTIKA IKAN

Mustika Ikan adalah mustika yang didapat dari tubuh ikan secara langsung, tidak ditemukan di tempat selain di dalam ikan. Mustika ikan ini berbau amis sekali meskipun sudah direndam minyak 10 tahun tetap amis banget, menunjukkan keaslian daripada mustika ikan itu sendiri. Sangat dicari orang karena mustika ikan itu merupakan sebuah mustika yang punya daya pikat yang sangat tinggi sekali . Bahkan ketika digunakan untuk mencari ikan di laut menjuarai, mengundang ikan bersiap di depan jaring, berkumpul dengan rela, dengan ikhlas untuk dijaring; itulah kehebatan mustika ikan. Selain itu, digunakan untuk segala jenis pelarisan apapun. Tentang daya pikat daripada mustika ikan itu dikatakan sangat tinggi karena memang punya kekuatan alami pemikat rasa . Sehingga, ketika sudah dibangkitkan akan menjadi sangat sempurna sekali, membuat mustika ikan menjadi mustika pengasih yang sangat sempurna. ...