Keagungan Mustika Semut
Oleh: Joko Dayu Satrio Tondo Negoro
Seringkali kita, para pecinta hikmah, apabila mendengar tentang semut selalu menghubung-hubungkan dengan Nabi Sulaiman, karena Nabi Sulaiman dianggap kiblatnya ilmu hikmah, sebuah kiblat dengan kenyataan hikmah spiritual yang nyata dan sangatlah masyhur di dunia ini.
Tentang kehebatan sang penunduk hewan serta mampu berbicara dengannya, penunduk manusia dan jin juga, memang menjadi sesuatu yang istimewa di jalan hikmah dunia, sehingga memungkinkan semua pelaku hikmah berkiblat hikmah pada Nabi Sulaiman, termasuk semut di seluruh dunia pun yang berkiblat spiritual ke Nabi Sulaiman bisa membuat keajaiban dengan memiliki banyak mustika yang unik nan cantik.
Tempat Ditemukannya Mustika Semut
Keajaiban yang tercipta dari golongan semut ini tidak sembarang tempat bisa ditempati. Semut yang bermustika ini adalah semut yang tinggal di area pohon bambu. Hal itu dikarenakan pohon bambu ini memiliki daya spiritual yang tinggi bagi para semut yang bisa dikonsumsi oleh para semut tiada habisnya.
Makanya, mereka yang menemukan mustika semut puluhan bahkan ratusan biji itu selalu di bawah pohon bambu. Andaikata di tempat lain kok ada, itu pun tidak akan lebih dari dua, karena fokus, kedamaian, daya cipta spiritual si semut sangat minim, berbeda dengan area bambu yang semua dalam kesempurnaan yang tinggi.
Tuah Mustika Semut
Mustika semut alami punya tuah yang sangatlah menarik, daya tinggi dalam hal pengasih, pemikat, pesona, aura, kharisma, penunduk, daya tarik, hingga bisa dikatakan induk aura 1000 susuk, induk kinasih 1000. Oleh karena itu, kehadiran pemiliknya dinantikan banyak orang, ketidakhadirannya dirindukan banyak orang, sedihnya orang ikut merasakan, menangisnya orang ikut menangis, tersenyumnya membuat orang damai dengan keadaan nyaman senyaman-nyamannya.
Selain itu untuk pelaris, keberuntungan hidup, melimpah rezeki, kekayaan hidup, dikerubuti banyak orang dan rezeki, didekati kebaikan serta keajaiban hidup. Dari itulah, karena tentangnya yang sangat istimewa menjadikan mustika ini digemari, dicari, diburu, diidolakan oleh banyak orang. Biasanya cukup dibawa, tidak memerlukan japa mantra untuk menggunakannya.
Pembangkitan Mustika
Namun perlu diketahui, meskipun mustika ini ketika ditemukan pun sudah berkekuatan tinggi mencapai 11%, akan tetapi tetap harus dibangkitkan agar mencapai 100% tahap sempurna. Memang langka, karena biasanya mustika yang lain saat ditemukan hanya 1-2% saja kekuatan aktif, namun mustika semut mampu di level 11%. Sangat luar biasa.
Cara menghidupkan mustika semut dengan pembangkitan sejati
Siapkan minyak misik yang dicampur potongan kunyit 7 potong, masukkan mustika ke dalamnya, kemudian bacakan:
Baca sebanyak 312 kali, tiupkan, kemudian biarkan sehari semalam. Sudah bangkit menyeluruh.
Semoga berkah dan manfaat untuk sesama. Aamiin...!
Mustika hanyalah sarana karya Tuhan yang terciptanya kebangkitannya dilintaskan dalam akal pikiran, keyakinan, dan kesadaran manusia, bukan berhala, bukan kemusyrikan. Sesungguhnya berhala dan kemusyrikan ada dalam hati kita masing-masing yang memuja kesombongan dan ego.
Semoga bermanfaat untuk semua pembaca..... Aamiin..!
"Mari terus belajar untuk mendalami tinggalan leluhur serta karya Tuhan yang tiada batas. Dengan belajarlah kita akan berilmu untuk bisa menilai, mengerti, karena hanya dengan mengerti kita bisa mencintai. Dengan mencintai pula kita akan ada keinginan untuk menjaga agar lestari."
"Kemujaraban dan kehebatan ilmu itu bukan semata-mata karena ia warisan Nabi Khidzir, para Wali, atau ahli hikmah ternama. Istiqomah jauh lebih utama. Perhatikanlah siapa yang mengisi dan menurunkan ilmu itu kepada kita; bagaimana aura dan isi sang guru? Apakah beliau pelaku tirakat dan istiqomah?"
"Ilmu tanpa embel-embel nama besar pun akan menjadi sangat baik jika ditirakatkan dan diistiqomahkan. Istiqomah adalah pohonnya karomah, atau karomah itu adalah buah dari istiqomah. Karena itu, pengaruh guru yang ahli tirakat sangatlah besar. Carilah guru yang benar-benar berilmu (pelaku), jangan hanya yang sekadar 'berbuku' (teori)."

Komentar
Posting Komentar